Tampilkan postingan dengan label Kesehatan Anak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan Anak. Tampilkan semua postingan

Jumat, 06 Juni 2014

Obat Cacar Air dan Campak Tradisional

Cacar adalah penyakit yang diakibatkan oleh virus Variola. Umumnya cacar diderita oleh wanita yang sedang hamil (bumil) dan anak-anak usia 10 tahun kebawah. Cacar merupakan penyakit menular, dengan demikian secara otomatis penderita cacar akan lebih mengurung diri dirumah karena tidak ingin menyebarkan virus pada orang lain.

Gejala Cacar Air


Gejala awal penyakit cacar bisa dilihat pada badan yang panas, sakit di beberapa anggota tubuh, serta timbul bintik-bintik berair bening yang dengan sendirinya akan menghilang seiring perkembangan imunitas tubuh ke arah lebih sehat dan kuat.

Penyebab Cacar Air


Selain dikarenakan partikel virus yang menempel pada benda seperti pakaian, tempat tidur dan permukaan selama 1 minggu, cacar juga disebabkan oleh beberapa faktor lain seperti berikut.

Pertama, menurunnya sistem imun yang seharusnya bertugas untuk melindungi tubuh dari virus ataupun bakteri penyebab masalah kesehatan. Saat kondisi tubuh melemah, virus Variola dengan mudah masuk kedalam tubuh dan membuat orang tersebut menderita cacar.

Kedua, pola hidup yang tidak sehat bisa juga dijadikan alasan kuat seseorang terkena cacar. Karena masalah ini tidak hanya menyerang anak-anak, berarti ada faktor lain yang ikut serta dalam menyebabkan cacar pada seseorang. Maka dari itu, jangan sepelekan kebersihan rumah, pola makan dan aktivitas harian Anda juga wajib diperhatikan agar terhindar dari cacar.

Obat Cacar Tradisional


Sebetulnya penyakit cacar bisa sembuh dengan sendirinya dan tak akan menyerang penderita yang sama pada kedua kalinya. Beberapa hal yang utama untuk dilaksanakan sang penderita adalah cukup istirahat, makan bergizi, minum multi vitamin dan minum obat sesuai gejala.

Untuk mendukung dan mempercepat proses pemulihan cacar, Anda bisa menggunakan ramuan obat cacar tradisional berikut.

1. Obat penyakit cacar air

Bahan:
15 - 30 gram bunga gendola
3 gelas air

Cara membuatnya:
1. Rebus bunga gendola kedalam 3 gelas air pada panci hingga tersisa 1 gelas.
2. Minum airnya sampai habis selagi hangat.

Ketika cacar biasanya timbul perasaan gemas ingin memecahkan bintik-bintik berair tersebut. Jika Anda tak ingin memperparah keadaan lebih baik hindari atau cegah keinginan tersebut karena hanya membuat bekas yang sulit dihilangkan.


2. Mengobati gatal akibat cacar air

Cacar air menimbulkan lepuh-lepuh seperti luka kena bakar pada kulit yang berisi air. Penyakit ini bisa menular dan menimbulkan rasa gatal pada penderitanya. Untuk menghilangkan rasa gatal silahkan minum ramuan tradisional berikut ini:
  • Bahan: 1 genggam daun asam dan 1 ruas empu kunyit.
  • Cara pengobatan: Daun asam dan empu kunyit ditumbuk halus sampai menjadi adonana. Ramuan ini dioleskan ke bagian tubuh yang gatal.

Penyakit Campak


Campak merupakan penyakit yang statusnya dianggap ringan. Tetapi semenjak mewabahnya penyakit ini pada Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur (NTT) mengharuskan setiap orang waspada karena campak adalah salah satu penyakit yang menular dengan cepat jika tidak segera diobati atau ditangani, kabarnya jika terlalu lama dibiarkan penyakit ini bisa berakibat fatal dan berujung kematian.

Penyebab Campak


Secara menyeluruh campak disebabkan oleh virus Paramiksovirus. Virus ini lebih gemar menginfeksi anak kecil yang kondisi kekebalan tubuhnya masih lemah, ditambah lagi asupan gizi yang kurang sehat. Virus ini tersebar melalui molekul air liur dan udara yang berasal dari batuk dan bersin penderita.

Gejala Campak


Virus yang masuk dan telah berkembang biak dalam tubuh bisa dikenali dengan gejala atau tanda-tanda pada tubuh si penderita. Untuk mengenalinya, pertama si penderita akan merasakan lelah cukup serius, mata berair dan meradang diserta pilek dan batuk. Demam yang mencapai 40 derajat Celcius atau lebih dapat berlangsung pada penderita selama 3 sampai 5 hari.

Obat Campak Tradisional


Melihat gejalanya tersebut campak bisa dikategorikan sebagai penyakit yang lumayan sulit dikenali. Terkecuali pada tubuh mulai bermunculan bintik merah disertai demam, tapi berbeda dengan cacar.

Agar tidak memperparah keadaan, segera tangani menggunakan obat campak tradisional berikut ini.

Bahan:
15 - 30 gram bunga gendola.
3 gelas air.

Cara membuat obat herbal campak:
1. Bunga gendola direbus pada panci berisi air 3 gelas.
2. Tunggu hingga airnya mendidih dan menyisakan 1 gelas.
3. Minum airnya sekaligus setelah hangat.

Obat cacar dan campak memnng sama. Jika Anda merasa ragu, saya sarankan untuk berkonsultasi pada dokter agar hal-hal yang tidak diinginkan bisa terhindari.

Bunga Gendola
Gambar bunga gendola

Baca juga artikel mengenai cara menghilangkan bekas cacar dengan bahan alami yang tentunya ampuh.

Obat Asma Tradisional Alami Ampuh

Asma adalah penyakit pada saluran pernapasan karena terjadinya penyempitan akibat hiperaktivitas terhadap rangsangan tertentu sehingga berujung pada peradangan. Penyempitan saluran pernapasan tersebut hanya berlangsung sementara.

Penyebab asma umum menjangkiti seseorang akibat terjadinya penyempitan saluran pernapasan tidak berpengaruh pada paru-paru yang normal sehingga tidak mengganggu saluran pernapasan. Selain itu, asma juga bisa kambuh ketika hidung menghirup udara berdebu, bulu, asap, udara dingin dan olahraga.

Obat Asma Tradisional

Anak penderita asma
Asma pada anak

Asma bisa disembuhkan dengan dua metode, pertama secara medis dan kedua secara tradisional. Metode yang telah terbukti banyak menyembuhkan atau paling tidak mengurangi hiperaktivitas terhadap rangsangan adalah secara tradisional atau herbal.

Berikut ini keterangan lebih lengkap mengenai obat asma traidisional disertai cara meracik bahan alam tersebut jadi obat.

Bunga Kenanga

Bahan:
Bunga kenanga kering sebanyak 3 kuntum.
200 cc air.

Peracikan obat asma:
1. Seduh bunga kenanga kering dalam gelas berisi 200 cc air yang sudah di didihkan. Tutup rapat menggunakan benda datar.
2. Setelah proses penguapan berhasil mendinginkan air seduhan, barulah Anda saring dan minum airnya sekaligus.
3. Minum ramuan ini secara tuin sehari satu kali.

Buah Cermai

Bahan:
 6 biji buah cermai
 2 siung bawang merah
 1/4 gemggam akar kara
 8 butir buah lengkeng atau kelengkeng
 2 gelas air

Peracikan obat asma:
1. Cuci bersih daging buah lengkeng tanpa biji, lalu tumbuk hingga hancur.
2. Rebus tumbukan lengkeng dalam panci berisi 2 gelas air hingga tersisa 1 1/2 gelas.
3. Setelah dingin, airnya disaring dan diminum.
4. Minum ramuan ini secara teratur hingga asma sembuh.

Akar Daruju

Bahan:
 30 - 60 gram akar daruju kering
 60 gram daging
 500 cc air

Peracikan obat asma:
1. Bersihkan akar daruju kering menggunakan air.
2. Kemudian, rebus kedalam 500 cc air pada panci sampai tersisa 200 cc air.
3. Tunggu airnya dingin, kemudian saring dan airnya dipisah kedalam 2 gelas.
4. Gelas pertama diminum pagi hari dan gelas kedua diminum sore harinya.
5. Akar daruju kering bisa juga ditim bersama daging dan dimakan dengan nasi.

Daun Ki Tolod

Bahan:
 2 lembar daun ki tolod
 2 cangkir air

Pembuatan obat asma:
1. Cuci bersih 2 lembar daun ki tolod, setelah itu direbus dalam panci berisi 2 gelas air. Tunggu sampai menyisakan 1 gelas air.
2. Biarkan panasnya berkurang, lalu saring dan minum airnya setelah dingin.
3. Sehari minum ramuan ini 2 kali (pagi dan sore).

Obat Asma Alami


Ramuan Pertama

Bahan:
 30 - 60 gram bagian tengah bunga matahari
 15 gram jahe
 500 cc air

Cara meracik obat asma:
1. Rebus kedua bahan tadi (bunga matahari dan jahe) bersama 500 cc air sampai tersisa 250 cc.
2. Tunggu sampai agak dingin, kemudian diminum dan disaring menggunakan alat penyaring bersih.
3. Ramuan ini wajib diminum secara teratur hingga pulih.

Ramuan Kedua

Bahan:
 1 kuntum bunga matahari yang mekar
 Gula batu seperlunya
 500 cc air

Cara membuat ramuan obat asma:
1. Rebus bunga matahari segar kedalam panci yang telah dituangi 500 cc air, tunggu sampai arnya tersisa 250 cc.
2. Langkah berikutnya adalah menyaring dan minum airnya.
3. Perlu diketahui bahwa bunga matahari yang diambil adalah bagian tengahnya saja.

Obat Asma Disertai Batuk


Bahan:
 4 lembar daun komfrey segar
 Garam dapur secukupnya
 4 gelas air

Cara membuat obat asma yang disertai batuk:
1. Pertama, lemaskan daun komfrey menggunakan garam, setelah itu dicuci bersih.
2. Makan daun komfrey sebagai lalapan 2 kali sehari.
3. Kedua, Anda bisa mengolah daun komfrey menjadi jus, kemudian minum sarinya untuk 2 kali sehari.
4. Terakhir, Anda bisa merebus daun komfrey pada panci yang telah diisikan 4 gelas air tadi, tunggu sampai airnya tersisa 3 gelas.
5. Airnya diminum 3 kali sehari, masing-masing 1 gelas.

Begitu banyak tanaman alam yang bisa dijadikan obat asma tradisional. Pengobatan ini adalah herbal dan dipastikan tidak menimbulkan efek samping apapun karena tidak terkandung bahan kimia berbahaya pada tanaman obat tadi.

Baca juga ramuan tradisional lainnya dalam obat sakit gigi dan obat sakit maag serta obat radang tenggorokan dengan bahan alami.

Sabtu, 29 Maret 2014

Obat Penyakit Biduran Tradisional yang Ampuh

Obat Penyakit Biduran Tradisional yang Ampuh. Penyakit Bidur atau biduran sering disebabkan oleh darah kotor, udara yang dingin dan bisa juga disebabkan oleh alergi terhadap makanan tertentu. Makanan yang biasanya menjadi sumber penyakit biduran adalah ikan laut, udang dan telur.

Ciri-ciri orang yang terkena penyakit biduran adalah timbulnya bitik-bintik di kulit dan terasa gatal. Jika digaruk, bintik-bintik tersebut akan semakin banyak serta menyebar ke bagian tubuh lainnya.

Cara Mengobati Penyakit Biduran

- Bahan: 25 gram meniran, 10 gram kayu manis, dan air panas secukupnya.
- Cara pengobatan: Kayu manis dan meniran ditumbuk sampai halus, kemudian diseduh dengan air panas. Setelah hangat, minumlah air ramuan tersebut secara rutin dua kali sehari pada pagi dan sore hari.

Untuk menghindari munculnya kembali penyakit biduran, perbanyaklah mengkonsumsi buah-buahan dan sayuran, terutama buah pepaya.

Gambar Tanaman Obat Penyakit Biduran
Obat Penyakit Biduran
Kayu manis obat biduran

Obat Penyakit Biduran
Daun meniran obat biduran

Selasa, 02 April 2013

Cara Menghilangkan Cegukan Pada Bayi

Cegukan terjadi karena adanya kontraksi tiba-tiba yang tak disengaja pada diafragma, dan umumnya terjadi berulang-ulang setiap menitnya.

Cegukan biasanya berhenti dalam beberapa menit atau bahkan jam. Namun, cegukan yang berlangsung lebih dari 48 jam disebut persistent hiccups atau cegukan terus-menerus. Cegukan yang bertahan lebih lama dari sebulan disebut intractable hiccups atau cegukan keras. Meskipun sangat jarang terjadi, cegukan keras dapat menyebabkan kelelahan, kurang tidur, dan penurunan berat badan. Cegukan yang terjadi terus-menerus merupakan pertanda masalah kesehatan yang lebih serius dan harus segera diperiksakan ke dokter.

Perawatan Bayi
Lalu bagaimana dengan masalah cegukan pada bayi? Sebetulnya masalahnya sama saja, yang berbeda adalah cara penanganannya. Kalau cegukan pada orang dewasa bisa diatasi dengan cara menahan napas beberapa detik, namun kita tidak mungkin menyuruh bayi melakukan hal itu. Maka berikut ini beberapa tips mengatasi cegukan pada bayi seperti dilansir IntisariOnline.

1. Mengubah posisi

Kadang-kadang, udara yang ditelan bayi selama menyusui terlalu banyak, inilah yang menyebabkan cegukan pada bayi. Jadi, ubahlah posisi menyusui untuk membatasi jumlah udara yang masuk ke dalam mulut bayi.

2. Sendawa

Sangat penting bagi bayi agar bersendawa setelah selesai menyusui. Bersendawa dilakukan untuk mengeluarkan udara berlebih atau gas di perut bayi. Dalam beberapa kasus, bersendawa juga dapat membantu kejang otot rilis di diafragma dan akhirnya dapat menghentikan cegukan pada bayi.

3. Pijat punggung

Bayi cegukan tidaklah berbahaya bagi kesehatannya. Yang perlu dilakukan adalah menenangkan bayi. Gosok punggung bayi sambil menenangkannya sehingga cegukan berangsur-angsur menghilang.

4. Makan secara teratur

Berilah makan bayi sebelum mereka terlalu lapar dan perut mengandung banyak gas. Cegukan bisa menjadi tanda ada masalah di perut. Jika cegukan karena masalah lambung, biasanya disertai dengan muntah.

5. Berhenti makan ketika cegukan tidak hilang

Setelah beberapa menit, jika cegukan tidak berhenti, berhentilah menyusui bayi. Jika terus memberinya makan atau disusui selama cegukan, bisa-bisa bayi Anda muntah. Ini akan membuat bayi semakin frustasi. Jadi, biarkan cegukan bayi menghilang, lalu menyusui dapat dilanjutkan lagi.