Tampilkan postingan dengan label Kacang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kacang. Tampilkan semua postingan

Kamis, 28 Maret 2013

Khasiat Kacang Hijau Bagi Kesehatan

Mengenal khasiat kacang hijau untuk kesehatan. Di Indonesia, kacang hijau sering dijadikan bubur, isi onde-onde, bakpia, atau es puter. Bahkan toge (taoge) juga berasal dari kacang hijau yang mengalami proses berkecambah.

Kacang hijau yang nama Latinnya Phaseolus radiatus dari keluarga leguminoceae (kacang-kacangan) dianggap sebagai sumber bahan makanan padat gizi. Tidak heran bila dalam beragam kegiatan posyandu dan aktivitas peningkatan gizi lainnya yang disuguhkan selalu kacang hijau.

Kandungan vitamin dan mineral kacang hijau: Kacang hijau termasuk bahan makanan yang tinggi daya cernanya (tidak menghasilkan gas saat diasup). Itu sebabnya kacang hijau cocok diberikan pada bayi yang sudah mulai diberi makanan pendamping ASI dan para lansia. Selain kaya serat, kacang hijau mengandung vitamin B kompleks, provitamin A, zat besi, kalsium, dan fosfor.

Beberapa khasiat kacang hijau untuk kesehatan antara lain sebagai berikut:

Mengobati Anemia (Kurang Darah)
Kacang hijau sebagai "obat" anemia sudah dikenal sejak lama. Namun, tidak semua anemia dapat dibantu oleh kacang hijau. Hanya anemia akibat kekurangan zat besi. Menurut penelitian Taslimah (1990), kandungan zat besi pada kacang hijau paling tinggi di antara kacang-kacangan lainnya.

Pertumbuhan Bayi dan Anak
Secara turun-temurun, ibu-ibu yang sedang hamil sering diingatkan untuk rajin mengonsumsi kacang hijau. Anjuran ini ada benarnya karena kacang hijau kaya protein yang diperlukan untuk pertumbuhan sel, termasuk sel rambut. Itu sebabnya, seringkali bayi dari ibu yang rajin mengasup kacang hijau rambutnya lebat.

Bayi yang mulai mengasup makanan pendamping ASI bila diberi kacang hijau, pertumbuhannya akan maksimal karena kandungan vitamin B kompleksnya. Vitamin ini membantu kelancaran proses pencernaan sehingga lebih banyak zat gizi yang terserap.

Menurunkan Berat Badan
Kandungan serat yang tinggi, dipadu kadar lemak tak jenuh membuat kacang hijau cocok dikonsumsi oleh mereka yang hendak menurunkan berat badan.

Mencegah Penyakit Jantung
Kandungan serat pada kacang hijau mampu menyerap lemak sehingga tidak membentuk plak, penyebab serangan jantung dan strok. Lemaknya merupakan lemak tak jenuh yang disebut-sebut dapat menurunkan kolesterol. Hewan coba yang diberi kacang hijau, kadar kolesterol total, kolesterol "jahat" LDL, dan trigliseridanya turun.

Menguatkan Tulang
Kandungan kalsium dan fosfornya baik bagi kesehatan tulang - termasuk pertumbuhan tulang pada anak, serta menguatkan tulang (mencegah osteoporosis) dan gigi.

KANDUNGAN GIZI DALAM 100 G KACANG HIJAU
  • Energi 345 kal
  • Protein 22,2 g
  • Lemak 1,2 g
  • Karbohidrat 62,9 g
  • Serat 4,1 g
  • Kalsium 125 mg
  • Fosfor (320) mg
  • Zat Besi 6,7 mg
  • Vitamin A 157 IU
  • Vitamin B1 0,64 mg
  • Vitamin C 6 mg
  • Air 10 g

Rabu, 27 Maret 2013

Khasiat Kacang Kedelai Bagi Kesehatan

Berbagai manfaat dan khasiat kacang kedelai serta kandungan gizinya. Kacang kedelai mempunyai nama Latin Glycine max, termasuk famili Leguminosae alias kacang-kacangan. Tahu dan tempe yang tak asing lagi di telinga kita, berbahan dasar kedelai. Toge (Taoge) juga merupakan biji kacang kedelai yang berkecambah.

Selain dikonsumsi begitu saja, kedelai juga diolah sebagai tempe, tahu, susu kedelai, taoge, tauco, kembang tahu, oncom, kecap, dan sebagainya.

Kandungan vitamin dan mineral kacang kedelai: Kedelai selain sumber serat termasuk sumber protein nabati dan lesitin juga sumber vitamin A, B kompleks, dan E, serta kalsium, fosfor, magnesium, dan zat besi.

Beberapa manfaat kesehatan dari kacang kedelai yang perlu Anda ketahui, antara lain:

Mencegah Kanker
Di masyarakat Jepang yang suka mengonsumsi kedelai, insiden kanker jarang terjadi. Ternyata lantaran kedelai mengandung fitoestrogen, zat yang mirip hormon estrogen, dan juga isoflavon yang antioksidan. Jenis kanker yang dapat dicegah antara lain payudara, saluran telur, indung telur, dan prostat.

Mencegah Pengeroposan Tulang
Fitoestrogennya mampu mencegah osteoporosis. Belum lagi ekstra kalsium dalam tahu yang dibuat dengan kalsium klorida, proteinnya juga ikut mengurangi pengeluaran kalsium lewat urin.

Mengobati Anemia
Tempe yang mengalami fermentasi meningkatkan aktivitas vitamin B12 yang berperan dalam pembentukan sel-sel darah merah.

Diabetes Mellitus
Nilai serat, vitamin B kompleks, serta kandungan asam aminonya membuat tempe sumber protein sempurna bagi penderita diabetes. Seratnya ikut mengendalikan kadar gula darah.

Saluran Pencernaan
Kedelai yang kaya serta membantu kontraksi otot usus sehingga mencegah sembelit. Kandungan zat antibakterinya mencegah diare.

Mencegah Penuaan Dini
Sifatnya yang antioksidan, bila dikonsumsi dalam jumlah cukup dan teratur dapat membantu mencegah penuaan dini.

Jantung Koroner
Zat-zat dalam tempe yang mampu membantu menurunkan lemak darah adalah protein, PUFA, serat, niasin, vitamin E, karetenoid, isoflavon, dan kalsium. Mengonsumsi tempe dalam jumlah tertentu secara teratur, dapat menurunkan kolesterol total dan LDL.

Kandungan gizi dalam 100 gram kacang kedelai:
  • Energi 286 kal
  • Protein 30,2 g
  • Lemak 15,6 g
  • Karbohidrat 30,1 g
  • Serat 4,9 g
  • Kalsium 196 mg
  • Fosfor (506) mg
  • Besi 6,9 mg
  • Vitamin A 95 IU
  • Vitamin B1 0,93 mg
  • Vitamin C -
  • Air 20 g

Catatan Lain
  • Kandungan magnesiumnya berfungsi membantu mengatur tekanan darah, fosfornya penting untuk pembentukan tulang dan gigi.
  • Kacang kedelai yang mengandung purin sedang (50 - 100 mg)/100 g hendaknya dikonsumsi dalam jumlah sedang-sedang saja karena dapat mengakibatkan asam urat.

Nah, setelah tahu apa saja khasiat kacang kedelai untuk kesehatan, tentunya sekarang anda tidak perlu ragu lagi mengkonsumsi kacang ini.